Home » , » Ingin Lebih Dekat dengan Anak? Ini Kiatnya

Ingin Lebih Dekat dengan Anak? Ini Kiatnya

Written By Yayasan Kilau Indonesia on Selasa, 29 Mei 2012 | 00.52

 Orangtua sibuk bekerja dan jarang bertemu anak adalah cerita klasik mereka yang tinggal dan berkembang di kota besar. Tak jarang, ketika kuantitas minim, kualitas pertemuan anak dan orangtua pun tak terlalu baik terjalin. Alhasil, anak pun tak terlalu akrab dengan orangtuanya sendiri.


Enggan hal ini menimpa keluarga Anda? Jangan khawatir. Psikolog anak dan keluarga, Anna Surti Ariani, mengatakan sebenarnya kehangatan keluarga bisa tercipta di tengah kesibukan orangtua.

Wanita yang akrab disapa Nina ini mengatakan momen kebersamaan dengan anak bisa diciptakan walaupun kita sibuk seperti apapun itu bisa dilakukan. "Berbagi adalah kebutuhan orangtua, bukan hanya anak yang butuh kita, kita juga butuh anak," tambahnya. Ketika orang tua bisa berbagi dan berkorban dengan anaknya maka akan muncul kebahagiaan.

Untuk itu, Nina memberikan sejumlah tips untuk menciptakan momen kebersamaan dengan anak, mulai pagi hari hingga malam hari menjelang tidur.

Mandi
Di pagi hari, menurut Nina momen kebersamaan dengan anak bisa diciptakan dengan kita berusaha memandikan anak. Tentu saja, ini berlaku untuk anak-anak yang masih kecil. "Anak senang, dalam keadaan tidak enak, ada yang membuatnya merasa nyaman. Ketika dirinya merasa tubuhnya kotor, ada orang tua yang membersihkan," ujarnya.
Sekolah
Setelah sarapan, usahakan orang tua mengantar anaknya ke sekolah. Di dalam perjalanan mengantar anak ke sekolah, ada banyak aktivitas yang bisa dilakukan, misalnya mengobrol bersama anak. Sebaiknya jangan ada televisi di mobil Anda, sekalipun ada matikan saja.

Telepon
Momen kebersamaan juga bisa diciptakan ketika orang tua berada di kantor sekalipun. Menurutnya, orang tua bisa menelepon anaknya. Atau gunakan sosial media untuk anak usia remaja. "Buat percakapan menyenangkanlewat itelepon. Tapi untuk anak di bawah 4 tahun memang masih sulit untuk berbicara ditelepon karena tidak bisa berbicara langsung dengan orang tuanya dan orang tua tidak bisa melihat jawaban anaknya yang hanya mengangguk," tambahnya.

Bayangkan
Untuk anak yang masih dibayi, menciptakan momen kebersamaan ketika di kantor bisa dengan membayangkan anak itu sesering mungkin.

Suapi
Momen kebersamaan akan lebih mudah terjalin, jika ibu si anak adalah ibu rumah tangga. Usahakan ibu bisa menyuapi anaknya ketika makan. Ibu juga bisa membantu mengerjakan pekerjaan rumah anaknya. "Ini juga bisa dilakukan ketika orang tua yang sibuk ketika ia pulang dari kantor," ujarnya.

Beraktivitas bersama
Nina menambahkan jika ada waktu senggang, usahakan ajak anak melakukan aktivitas bersama misalnya masak bersama atau mencuci mobil bersama.

Dampingi nonton televisi
Nah, ketika malam tiba, Nina menyarankan agar orang tua mendampingi anak menonton televisi. Ajak anak nonton televisi bersama (untuk anak berusia di atas enam tahun). Namun, itu baru bisa dilakukan bila pekerjaan rumahnya sudah selesai. Sedangkan untuk anak usia 0-12 tahun sebaiknya langsung tidur, tidak nonton televisi.

ROL
Share this article :

0 komentar:

Posting Komentar

 
Support : OBRAL BLOG | Blog Developer
Copyright © 2012. Kilau - Lembaga Kemanusiaan - All Rights Reserved